Pemprov Kalsel Kucurkan Subsidi Rp74 Miliar untuk Perluas Layanan Trans Banjarbakula 2026

Penulis: Deni Kurniawan  •  Selasa, 29 September 2026 | 09:33:01 WIB
Pemprov Kalsel mengalokasikan subsidi Rp74 miliar untuk memperluas layanan Trans Banjarbakula pada 2026.

Pemprov Kalimantan Selatan mengalokasikan subsidi Rp74 miliar pada 2026 untuk memperluas layanan Trans Banjarbakula. Kebijakan tersebut merupakan realisasi janji politik Gubernur H. Muhidin dan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman. Layanan ini menyiagakan 78 armada yang tersebar di sejumlah trayek.

BANJARMASIN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan subsidi Rp74 miliar untuk mendukung operasional Trans Banjarbakula sepanjang 2026. Anggaran tersebut dialokasikan guna memperluas jangkauan layanan angkutan umum massal di kawasan Banjarmasin Raya.

Langkah ini menindaklanjuti komitmen pasangan Gubernur H. Muhidin dan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman yang menjadikan transportasi publik sebagai salah satu program prioritas selama masa kampanye.

Berapa Armada yang Disiagakan Trans Banjarbakula?

Trans Banjarbakula menyiagakan 78 armada untuk melayani penumpang di wilayah Banjarmasin Raya. Armada tersebut dioperasikan pada sejumlah trayek yang menghubungkan pusat kota dengan kawasan penyangga.

Jumlah armada itu menjadi bagian dari skema perluasan layanan yang didanai subsidi pemerintah provinsi. Besaran subsidi yang dikucurkan mencapai Rp74 miliar untuk satu tahun anggaran.

Mengapa Subsidi Ini Penting bagi Warga Banjarmasin Raya?

Subsidi pemerintah daerah berfungsi menekan biaya operasional operator sehingga tarif yang dibebankan ke penumpang tetap terjangkau. Skema itu juga menjaga keberlangsungan rute-rute yang secara komersial kurang menguntungkan.

Bagi warga yang bergantung pada angkutan umum harian, ketersediaan armada dalam jumlah memadai menentukan reliabilitas perjalanan. Perluasan layanan berpotensi memangkas waktu tunggu di halte dan memperpendek jarak tempuh ke titik transit.

Bagaimana Skema Realisasi Janji Politik Gubernur Kalsel?

Pengucuran subsidi Rp74 miliar tercatat sebagai bentuk pelaksanaan janji politik H. Muhidin dan H. Hasnuryadi Sulaiman. Keduanya menempatkan penguatan transportasi publik sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah.

Pemprov Kalimantan Selatan mengarahkan dana tersebut untuk memperluas layanan Trans Banjarbakula, bukan sekadar mempertahankan rute yang sudah berjalan. Alokasi ini menandai penambahan cakupan layanan pada 2026 dibandingkan periode sebelumnya.

Apa Dampaknya bagi Pengguna Angkutan Umum di Kalsel?

Penambahan cakupan layanan berdampak langsung pada pilihan moda transportasi warga Banjarmasin Raya. Dengan 78 armada yang beroperasi, frekuensi kedatangan bus di tiap trayek berpeluang lebih rapat.

Pemerintah provinsi menargetkan layanan ini menjangkau lebih banyak titik permukiman dan kawasan aktivitas ekonomi. Dukungan subsidi memungkinkan operator menjalankan armada tanpa membebani penumpang dengan tarif tinggi.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top