Kebakaran Hanguskan Angkringan di Sungai Ulin Banjarbaru, Kerugian Ditaksir Rp 10 Juta

Penulis: Deni Kurniawan  •  Rabu, 30 September 2026 | 09:16:32 WIB
Petugas Damkar Banjarbaru memadamkan kebakaran angkringan di kawasan Sungai Ulin.

BANJARBARU — Komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemko Banjarbaru, Ranu Wibowo, menyatakan pihaknya menerima laporan kebakaran melalui pesan WhatsApp pada pukul 01.03 Wita. Laporan itu menyebut adanya kebakaran bangunan berupa angkringan di kawasan tersebut.

Bangunan yang terdampak memiliki luas 3 x 4 meter, dengan bagian yang terbakar berada di depan angkringan. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di sekitar bangunan.

Api Padam dalam 50 Menit, Petugas Pastikan Tidak Ada Bara Sisa

Proses pemadaman berlangsung selama 50 menit. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di area kejadian.

"Api berhasil dipadamkan, dan petugas sudah melakukan pemeriksaan area untuk memastikan tidak terdapat titik api atau bara yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali," ujar Ranu dalam keterangannya.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Material Capai Rp 10 Juta

Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, dengan angka yang disebutkan mencapai Rp 10 juta.

"Kerugian material senilai Rp10 juta. Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan pihak berwajib," tutup Ranu.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki Aparat Berwajib

Hingga keterangan ini disampaikan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Pihak berwajib masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api yang menghanguskan angkringan tersebut.

Warga di sekitar Jalan Bhayangkara diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan semipermanen seperti angkringan yang banyak berdiri di kawasan tersebut.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: pojokbanua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top