Polda Kalimantan Selatan menggelar doa bersama untuk memperingati Hari Lalu Lintas sekaligus mendoakan korban Kapal Virgo, Selasa (22/9/2026). Sejumlah peristiwa hukum dan politik lain juga tersiar dari wilayah ini, mulai dari penguatan pelayanan lalu lintas humanis di Banjarmasin hingga dorongan pembentukan satuan tugas untuk menangani sepinya Pasar Paringin.
BANJARMASIN — Polda Kalimantan Selatan memimpin serangkaian kegiatan yang menyentuh sisi kemanusiaan dan penegakan hukum di wilayahnya. Doa bersama di Hari Lalu Lintas menjadi pembuka, diikuti sejumlah agenda lain dari kepolisian dan legislatif daerah.
Doa Bersama untuk Korban Kapal Virgo di Hari Lalu Lintas
Polda Kalsel menggelar doa bersama dalam rangka Hari Lalu Lintas. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk empati kepada para korban Kapal Virgo.
Doa bersama tersebut melibatkan personel kepolisian dan sejumlah pihak terkait. Langkah ini menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga peduli terhadap musibah yang menimpa warga.
Polresta Banjarmasin Perkuat Pelayanan Lalu Lintas yang Humanis
Polresta Banjarmasin mengambil langkah untuk memperkuat pelayanan lalu lintas yang humanis. Pendekatan ini menekankan sisi persuasif dan pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar penindakan.
Penguatan pelayanan humanis menjadi penting di tengah meningkatnya mobilitas warga kota. Petugas di lapangan diarahkan untuk mengedepankan komunikasi yang baik saat menangani pelanggaran maupun kecelakaan.
DPRD Balangan Dorong Pembentukan Satgas Pasar Paringin
Anggota DPRD Balangan mendorong pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengkaji persoalan sepinya Pasar Paringin. Pasar tradisional ini menjadi salah satu denyut ekonomi warga, sehingga kondisi sepi perlu ditangani serius.
Dorongan pembentukan satgas muncul sebagai respons terhadap keluhan pedagang dan warga. Diharapkan, satgas dapat merumuskan solusi konkret agar aktivitas pasar kembali ramai.
Polres Tabalong Gelar Tausiyah dan Doa Bersama
Polres Tabalong menyelenggarakan tausiyah dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat setempat.
Selain sebagai pembinaan rohani, acara tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Pendekatan keagamaan dinilai efektif untuk mendekatkan polisi dengan warga.
DPRD Kalsel Dorong Generasi Muda Perkuat Wawasan Kebangsaan
Anggota DPRD Kalimantan Selatan mendorong generasi muda untuk memperkuat wawasan kebangsaan (Wasbang). Dorongan ini disampaikan sebagai upaya membentengi anak muda dari pengaruh negatif.
Penguatan Wasbang dinilai relevan di era digital, ketika informasi dari berbagai sumber mudah diakses. Generasi muda diharapkan mampu menyaring informasi dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan.