KALIMANTAN SELATAN — Geely menyiapkan satu model baru untuk pasar Indonesia yang dijadwalkan meluncur sekitar akhir tahun 2026, menambah lini yang saat ini berisi empat mobil. Model ini belum dipastikan identitasnya, tetapi Geely masih menutup rapat informasi soal calon model anyarnya tersebut. Peluncuran tersebut bisa menjadi ajang bagi Geely untuk menghadirkan model yang sudah lama ditunggu seperti Okavango.
Geely tercatat sempat berjualan mobil di Indonesia beberapa tahun lalu sebelum hengkang dari pasar karena kalah bersaing dari merek seperti Toyota. Kini mereka kembali hadir dengan lini mobil ramah lingkungan, mulai dari EX5, EX2, Starray EM-i, hingga Coolray yang meluncur beberapa bulan sebelumnya.
Dari empat model tersebut, EX2 menjadi tulang punggung penjualan dengan lebih dari 2 ribu unit terjual hingga bulan lalu. Sementara Coolray ditempatkan di segmen bawah EX5 dan Starray EM-i karena mengusung mesin bensin.
EX2 Masih Jadi Andalan Penjualan Geely
EX2 menjadi model paling laris Geely di Indonesia sejauh ini. Posisinya sebagai mobil listrik berukuran kompak membuatnya diterima konsumen yang mencari kendaraan ramah lingkungan dengan harga lebih terjangkau.
Kehadiran Coolray sebagai mobil bermesin bensin pertama Geely dinilai tidak akan menggerus penjualan EX5 dan Starray EM-i. Ketiganya berada di segmen berbeda, sehingga Geely tetap menjual masing-masing model sesuai pangsa pasarnya.
Teka-teki Identitas Model Baru Geely
Satu model tambahan dirasa belum cukup bagi Geely. Pasalnya, pasar mobil Indonesia terus diisi model baru dari merek-merek asal China lainnya. Geely pun menyiapkan satu mobil anyar yang akan dirilis sekitar akhir tahun ini.
Belum ada kejelasan apakah model tersebut berupa mobil ramah lingkungan atau bermesin konvensional. Geely masih menutup rapat informasi soal calon model anyarnya tersebut, sehingga cukup sulit menebak wujudnya.
Peluang Okavango yang Sempat Tertunda
Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Geely akan merilis Okavango bersamaan dengan Coolray. SUV 7-seater berukuran bongsor ini sudah didaftarkan beberapa bulan lalu, mengisyaratkan kehadirannya tidak lama lagi.
Namun Geely justru hanya meluncurkan Coolray tanpa menyertakan Okavango. Alasannya belum dijelaskan secara resmi, meski ada kemungkinan Geely masih menyiapkan strategi penjualannya.
Coolray sudah dijual sejak akhir Juli lalu. Artinya, Geely masih memiliki satu slot peluncuran sekitar akhir tahun ini yang bisa dimanfaatkan untuk merilis Okavango tanpa mengganggu konsumen Coolray.
Peluang Okavango Bersaing di Segmen SUV 7-Seater
Geely saat ini memiliki tiga model SUV dan satu mobil hatchback di Indonesia. Karena pilihan mobil bermesin konvensionalnya baru ada satu, Geely tidak punya alasan untuk menahan model seperti Okavango.
Belum ada model yang ditempatkan di atas EX5 dan Starray EM-i. Pasar mobil 7-seater juga semakin diminati konsumen Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Karena bermesin bensin, Okavango kurang tepat jika dijadikan rival langsung Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport yang bermesin diesel dan berjenis ladder frame. Meski demikian, kehadirannya bisa memperluas lini SUV Geely dengan model lebih bongsor.
Kemungkinan Model Elektrifikasi Lain
Jika bukan Okavango, Geely berpeluang membawa salah satu model elektrifikasi yang sudah dijual di luar negeri. Salah satu nama yang sempat dibicarakan adalah V900, MPV listrik berpintu geser dengan desain modern.
V900 dinilai cocok bagi konsumen yang mencari MPV boxy. Model ini berpotensi menghadang rival seperti Maxus Mifa 7 hingga model hybrid seperti Honda Step WGN.
Sampai sekarang V900 belum terlihat di pasar Indonesia meski punya peluang bersaing di segmen MPV. Geely belum memberikan keterangan resmi soal model mana yang akan dirilis akhir tahun nanti.