BANJARMASIN — Kerja sama itu mencakup dua layanan sekaligus. Askrindo memberikan fasilitas Kontra Jaminan atas produk Bank Garansi yang diterbitkan Bank Kalsel, sementara penjaminan KUR diperpanjang untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di provinsi tersebut.
Fasilitas Kontra Jaminan ditujukan bagi kontraktor dan penyedia jasa konstruksi. Tujuannya memastikan proyek infrastruktur strategis yang dibiayai APBD Provinsi Kalimantan Selatan berjalan lancar tanpa terbebani agunan kas yang besar.
Agunan Kas Besar Jadi Kendala Kontraktor Selama Ini
Dalam skema bank garansi konvensional, kontraktor biasanya diminta menyetor cash collateral atau agunan kas sebagai syarat penerbitan jaminan. Nilainya bisa mencapai puluhan persen dari nilai proyek.
Fasilitas Kontra Jaminan dari Askrindo memindahkan sebagian risiko itu ke penjamin. Kontraktor mendapat ruang modal kerja lebih lega untuk mengeksekusi proyek tanpa harus mengunci dana besar di rekening.
UMKM Kalsel Jadi Sasaran Penjaminan KUR
Selain bank garansi, kedua pihak sepakat memperpanjang kerja sama Penjaminan Kredit Usaha Rakyat. Lewat perjanjian kerja sama ini, Askrindo hadir sebagai penjamin bagi pelaku UMKM Kalimantan Selatan yang feasible but not bankable.
Kelompok usaha ini punya prospek bisnis baik, tetapi belum memiliki agunan tambahan yang cukup untuk mengakses kredit bank. Kehadiran penjamin membuat Bank Kalsel lebih berani menyalurkan modal kerja ke segmen tersebut.
Kutipan Mahelan: Jaga Hulu dan Hilir Ekonomi Daerah
Direktur Utama Askrindo R Mahelan Prabantarikso menyebut integrasi dua layanan penjaminan ini sebagai komitmen menopang perekonomian daerah dari hulu ke hilir.
"Melalui Kontra Bank Garansi, kami mengamankan proyek berskala besar di daerah agar berjalan akuntabel dan lancar. Di sisi lain, melalui penjaminan KUR, kami menjaga ketahanan ekonomi akar rumput dengan memberikan kepastian mitigasi risiko bagi Bank Kalsel dalam menyalurkan modal kerja kepada UMKM lokal," ungkap Mahelan dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).
Ia menambahkan bahwa sinergi penjaminan KUR diproyeksikan mendongkrak target penyaluran kredit produktif Bank Kalsel sekaligus menguatkan inklusi keuangan di wilayah tersebut.
Respons Bank Kalsel
Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menyampaikan apresiasi terhadap kemitraan berkelanjutan ini. Menurutnya, kehadiran Askrindo sebagai mitra penjaminan terpercaya terbukti meningkatkan kepercayaan diri bank dalam mengekspansi portofolio pembiayaan daerah secara aman, sehat, dan prudent.
Dengan ditekennya perjanjian kerja sama tersebut, tata kelola ekosistem keuangan dan pembangunan di Kalimantan Selatan diharapkan tumbuh lebih efisien dan inklusif. Dampak ekonominya diyakini berantai hingga ke pelaku usaha di tingkat bawah.