Pencarian

Pemkab Balangan Mulai Salurkan Beasiswa Anak Yatim 1 Juli 2026, DPRD Minta Data Penerima Akurat

Kamis, 01 Oktober 2026 • 09:16:31 WIB
Pemkab Balangan Mulai Salurkan Beasiswa Anak Yatim 1 Juli 2026, DPRD Minta Data Penerima Akurat
Pemkab Balangan mulai menyalurkan beasiswa anak yatim pada 1 Juli 2026.

PARINGIN — Program beasiswa anak yatim yang digulirkan Pemkab Balangan menyasar keluarga yang kehilangan figur kepala keluarga. Syahbuddin menyebut kebijakan ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan masyarakat. Menurutnya, beasiswa diberikan maksimal kepada dua anak dari setiap kepala keluarga yang meninggal dunia.

Bantuan itu diharapkan meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, program ini memberi kepastian bagi anak-anak yatim untuk terus bersekolah sesuai jenjang pendidikan mereka.

Kepastian Pendidikan hingga Perguruan Tinggi

Syahbuddin menegaskan program ini sangat positif karena memberikan kepastian bagi anak-anak yatim untuk tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

"Program ini sangat positif karena memberikan kepastian bagi anak-anak yatim untuk tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi," ujar Syahbuddin, Rabu (30/9/2026).

Ia menilai perhatian terhadap pendidikan anak yatim merupakan bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Balangan. Dengan kesempatan pendidikan yang tetap terjaga, anak-anak tersebut diharapkan tumbuh dan berkembang tanpa terhambat kondisi ekonomi keluarga.

"Pendidikan ini merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Balangan," katanya.

DPRD Soroti Akurasi Data dan Kemudahan Pengajuan

Syahbuddin mengingatkan pelaksanaan program tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Menurutnya, akurasi data penerima menjadi salah satu faktor penting agar program benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan.

Ia juga mendorong mekanisme pengajuan dibuat sederhana dan mudah dipahami masyarakat, terutama bagi keluarga yang sedang menghadapi kondisi kehilangan anggota keluarga.

"Pendataan calon penerima harus dilakukan secara akurat, proses pengajuannya mudah, serta pengawasannya diperkuat agar bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak," tegasnya.

Syahbuddin berharap program tersebut dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Ia menilai kebijakan ini menjadi salah satu bentuk perlindungan pendidikan bagi anak yatim di Kabupaten Balangan.

Follow www.kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kanalkalimantan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks