RANTAU — Sebanyak 32 anggota Pramuka Penggalang asal Kabupaten Tapin akan bergabung dalam kontingen daerah untuk berlaga di Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Mereka merupakan bagian dari 51 personel yang resmi dilepas Bupati Tapin H. Yamani di Rantau, Senin (10/8/2026).
Selain peserta Penggalang, kontingen Tapin juga memberangkatkan dua koordinator pimpinan kontingen, dua pimpinan kontingen, empat pembina pendamping, empat pembantu pembina, serta satu peserta Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) dengan satu pembina khususnya. Satu personel humas, satu pengawas kegiatan, dan tiga tim peninjau turut melengkapi rombongan.
Dalam sambutannya, H. Yamani mengingatkan para peserta bahwa Jamnas bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan wadah pembentukan karakter dan penguatan semangat kebangsaan. Ia menekankan pentingnya pengalaman mengenal keberagaman budaya untuk meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
“Adik-adik adalah duta Kabupaten Tapin. Tampilkan sikap terbaik, jaga kekompakan, hormati peserta dari daerah lain dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya,” pesan Yamani di hadapan para peserta.
Bupati juga meminta seluruh personel menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dan menjaga nama baik Kabupaten Tapin selama mengikuti rangkaian kegiatan. Ia berharap para peserta mampu menunjukkan bahwa generasi muda Tapin berkarakter dan siap menjadi calon pemimpin masa depan.
Koordinator Pimpinan Kontingen Jamnas XII 2026 Kabupaten Tapin, Hj. Henny Marlina, mengungkapkan bahwa 32 peserta Penggalang yang diberangkatkan telah melalui tahapan seleksi berjenjang. Proses penjaringan dimulai dari tingkat cabang hingga akhirnya terpilih perwakilan terbaik dari 12 kecamatan.
“Kami berharap kepada adik-adik peserta Jamnas Kabupaten Tapin agar memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Tapin, khususnya Gerakan Pramuka Kabupaten Tapin,” katanya.
Henny menambahkan, pengalaman yang diperoleh selama Jamnas diharapkan tidak berhenti pada peserta saja. Setelah kembali ke Tapin, mereka diminta membagikan ilmu dan pengalaman tersebut kepada anggota Pramuka lain, khususnya golongan Siaga, agar turut memajukan Kabupaten Tapin.
Keikutsertaan Tapin dalam Jamnas XII 2026 kali ini terbilang istimewa. Kabupaten Tapin menjadi satu dari tiga daerah di Kalimantan Selatan yang dipercaya mengirimkan perwakilan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK), bersama Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang kepramukaan yang inklusif. Memberikan kesempatan yang sama bagi anggota PBK untuk berpartisipasi, berkembang, dan menunjukkan potensinya di tingkat nasional menjadi prioritas tersendiri bagi pemerintah daerah setempat.
Pemerintah Kabupaten Tapin menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Organisasi kepanduan ini dinilai memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, cinta tanah air, dan memiliki semangat gotong royong.