BANJARMASIN — Kombes Pol Riza Muttaqin turun ke lokasi dan mengendalikan operasi pencarian menggunakan speedboat Satpolairud Polresta Banjarmasin. Penyisiran dilakukan terarah di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.
Korban dilaporkan tenggelam sekitar pukul 02.00 WITA. Diduga korban terpeleset saat hendak mandi di tepian sungai yang kondisinya licin.
Korban Ditemukan Tidak Jauh dari Titik Awal
Tim gabungan yang terdiri dari personel Satpolairud dan relawan menemukan korban pada pukul 09.25 WITA. Lokasi penemuan berjarak relatif dekat dari tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah korban langsung dievakuasi menuju kamar jenazah RS Ulin Banjarmasin untuk penanganan lebih lanjut. Sebelum proses pencarian dimulai, personel juga mengamankan barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian.
Bekal Pengalaman di Direktorat Polairud
Keterlibatan langsung Kapolresta dalam operasi pencarian mempercepat koordinasi di lapangan. Riza mengaku sudah terbiasa menangani musibah di wilayah perairan karena pernah bertugas di Direktorat Polairud Polda Kalimantan Selatan.
"Pengalaman bertugas di Polairud menjadi bekal dalam menangani operasi pencarian di perairan sehingga koordinasi di lapangan dapat berjalan lebih efektif," kata Riza di Banjarmasin, Jumat.
"Alhamdulillah setelah dilakukan pencarian bersama personel Satpolairud Polresta Banjarmasin dan dibantu relawan, korban berhasil kami temukan. Lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian," ujarnya menambahkan.
Sinergi dengan Relawan Kunci Percepatan Pencarian
Riza menilai sinergi antara kepolisian dan relawan menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pencarian. Ia mengapresiasi respons cepat personel Satpolairud serta para relawan yang bergerak sejak dini hari setelah menerima laporan dari masyarakat.
Kapolresta juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di bantaran maupun di atas Sungai Martapura. Hal ini terutama penting dilakukan pada malam hari atau ketika kondisi tepian sungai sedang licin untuk mencegah kejadian serupa.
"Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Polresta Banjarmasin akan terus hadir, mendengar dan membantu masyarakat dengan semangat Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan," kata Kapolresta Banjarmasin.